Pemeriksaan Kadar Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala atau keluhan apapun. Karena itu, bagi yang berusia diatas 20 tahun dianjurkan untuk memeriksa kadar kolesterol secara rutin setidaknya tiap 5 tahun sekali. Jika seorang pria sudah berusia lebih dari 45 tahun, atau jika seorang wanita berusia lebih dari 50 tahun atau memiliki riwayat keluarga yang menderita kolesterol tinggi  atau penyakit jantung dan pembuluh darah maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan setiap 2 tahun sekali.

Umumya pemeriksaan kolesterol terdiri dari empat data, yaitu : kolesterol HDL, kolesterol LDL, kolesterol total, dan trigliserida. Pemeriksaan profil lipid dilakukan setelah berpuasa nsepanjang malam. Kolesterol diukur dalam satuan miligram per desiliter darah, yang biasanya disingkat menjadi mg/dL. Terkadang hasil kolesterol  dinyatakan sebagai rasio koelsterol totalterhadap kolesterol HDL atau rasio kolesterol LDL terhadap kolesterol HDL.

Selain di laboratorium pemeriksaan kadar kolesterol bisa dilakukan di rumah dengan alat uji kolesterol yang banyak beredar di pasaran. Selain praktis dan ekonomis, alat uji kolesterol juga cukup akurasi menghasilkan data. Alat uji kolesterol ini bekerja dengan menggunakan analisis kimia dari darah yang diambil dari tusukan dijari untuk menentukan kadar kolesterol seseorang. Umumnya hanya dibutuhkan setetes darah untuk menggunakan alat uji kolesterol. Darah tersebut kemudian ditempatkan pada strip uji dan dibiarkan untuk beberapa waktu. Dalam waktu yang singkat, hasil pengukuran sudah dapat terbaca oleh alat uji tersebut.

Posted in Penyebab Kolesterol | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kadar Kolesterol

Kadar kolesterol darah seseorang terutama dipengaruhi oleh gaya hidup, usia, adanya penyakit tertentu, dan juga genetis. Sedangkan berat badan tidak terkait langsung dengan kadar kolesterol. Orang dengan berat badan berlebih, memang cenderung kadar kolesterolnya tinggi. Obesitas atau kegemukan menyebabkan gangguan fungsi insulin yang kemudian mengakibatkan gangguan metabolisme lemak. Bukan berarti orang yang kurus tidak mungkin memiliki kolesterol tinggi. Yang perlu dipahami adalah, kolesterol merupakan lemak yang berada dibawah kulit. Jadi bisa saja orang berbadan langsung tapi kolesterolnya tinggi.

Tidak semata karena pola hidup. Kolesterol ini juga bisa disebabkan oleh faktor internal, yakni genetis. Sejak lahir semua orang memiliki sistem tubuh yang memproduksi sendiri kolesterol atau disebut dengan endogen kolesterol. Pada sebagian orang sistem tubuhnya ada yang memproduksi kolesterol dengan kadar tinggi, sebagai faktor bawaan. Tanpa mengonsumsi makanan berkolesterol tinggipun, kadar kolesterol mereka sudah tinggi.

Faktor genetis ini sering tidak terdeteksi. Karena itu untuk mengetahui ada atau tidaknya faktor ini harus dilakukan tes darah dilaboratorium. Terutama bagi mereka yang orangtua atau kerabatnya memiliki sejarah kolesterol tinggi.

Posted in Penyebab Kolesterol | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Manfaat Kolesterol

Dalam istilah ilmiah, kolesterol adalah kelompok senyawa sterol, kombinasi steroid dan alkohol. Sedangan menurut istilah awam kolesterol adalah zat lemak yang beredar dalam darah, berwarna kekuningan seperti lilin. Secara alami, tubuh memenuhi kebutuhan kolesterol melalui sintetis endogen (dalam tubuh) yang terjadi di usus dan kulit, dan terutama dihati. Asetil-KoenzimA (asetil-koA) merupakan point pertama dari biosintetis kolesterol. Sintetis kolesterol ini dikontrol oleh regulasi enzim HMG-KoA reduktase. Penurunan sintetis kolesterol pada keadaan lapar, diikuti penurunan aktivitas enzim ini.

Sebagai zat lemak, kolesterol tidak larut dalam cairan darah. Agar dapat dikirim ke seluruh tubuh, kolesterol perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut lipoprotein, yang dapat dianggap sebagai ‘pembawa’ kolesterol dalam darah. Hanya sekitar seperempat kolesterol yang didapat dari makanan, tiga perempatnya di produksi secara alami oleh tubuh.

Kolesterol perlu menyusun sel, jaringan, serat daraf dan komponen penting tubyh lainnya. Kolesterol juga membantu membangun dan mempertahankan membran sel yang membuat dinding sel lebih kuat dan kaku termasuk membantu sel melindungi diri dari benda asing dan membangun kekebalan. Komponen penyusun membran sel adalah fosfolipid, protein, oglikosarida, glikopid, dan kolesterol. Komposisinya berbeda-beda tiap sel, tergantung fungsi sel.

Kolesterol sangat bermanfaat bagi pembentukan sel otak. Selama pertumbuhan otak bergantung atas aktifnya reseptor khusus di otal oleh satu bentuk oksidasi kolesterol yang disebut oxysterol.

Kolesterol berperan penting dalam proses biokimia, seperti sintesa hormon steroid. Juga membantu produksi hormon yang diperlukan untuk pertumbuhan. Kolesterol merupakan prekursor utama pembentukan vitamin D dan hormon reproduksi, yaitu progesteron, estrogen dan testosteron. Hormon reproduksi tersebut adalah kelompok hormon steroid, yang pembentukannya membutuhkan kolesterol sebagai bahan dasarnya. Sedangkan vitamin D, dihasilkan dari turunan kolesterol yang disebut 7 dehidrokolesterol.

Posted in Penyebab Kolesterol | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Kolesterol

Penyebab paling sering dari timbulnya kolesterol tinggi adalah pola pada asupan makan yang dikonsumsi sehari-hari. Berikut ini ada beberapa pedoman sehat yang bisa anda terapkan sebagai salah satu disiplin dalam konsumsi makanan guna untuk mengurangi resiko dari meningkatnya kolesterol.

Makan dengan banyak variasi agar tubuh menerima semua bahan gizi, termasuk vitamin dan mineral. Setiap santapan hendaknya mengandung bahan makanan ke-empat kelompok di bawah ini dan bagilah santapan secara merata sepanjang hari :

1. Nasi, roti, bakmi, produk-produk gandum lainnya dan kacang-kacangan

2. Sayuran dan buah-buahan segar (mengandung serat gizi)

3. Daging, ikan, susu, keju dan produk susu lainnya. Hendaknya setiap orang makan 75-100 gr (produk) daging dalam sehari.

4. Batasi pemusukan kolesterol, seperti makan telur dan udang, hanya  3 kali seminggu, dan jeroan (hati, ginjal dan otak) 1 kali setiap 14 hari.

5. Batasi pemasukan garam (termasuk ikan asin), lebih baik menggunakan bumbu-bumbu untuk meningkatkan selera. Sebagai pedoman sekitar 6 gr sehari.

6. Batasi pemasukan minyak dan lemak, terutama lemak hewan (mentega), margarin, minyak kelapa, dan santan. Untuk menggoreng sebaiknya menggunakan minyak tak jenuh 60 % (minyak kedelai, jagung atau bunga matahari). Bahan makanan dengan banyak lemak “tersembunyi” adalah semua jenis kue kering, bolu dan biskuit, kacang tanah, keju dan cokelat.

7. Batasi penggunaan gula karena mengandung kalori “kosong”. Produk-produk dengan banyak gula adalah selai, semua jenis kue, kembang gula atau gulali, cokelat, sirup, limun, minuman berkarbonasi, es krim, dan buah-buahan dalam kaleng.

8. Minum lebih banyak air atau teh hijau minimal 2,5 liter sehari.

Posted in Penyebab Kolesterol | Tagged , , , , , , , | 2 Comments

Penyebab Penyakit Kolesterol

Kolesterol darah dibagi menjadi 2 bagian utama, yaitu : kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai ‘kolesterol jahat’ dan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai ‘kolesterol baik’. LDL membawa kolesterol dari hati ke sel, dan HDL berperan membawa kolesterol dari sel ke hati.

Kadar kolesterol LDL yang tinggi akan memicu penimbunan kolesterol di sel, yang menyebabkan munculnya atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah arteri) dan penimbunan plak di dinding pembuluh darah. Hal ini dihubungkan dengan peningkatan resiko penyakit akibat gangguan pembuluh darah (misalnya : penyakit jantung koroner, stroke, gangguan pembuluh darah tepi).

Kadar kolesterol darah yang tinggi disebabkan oleh berbagai faktor adalah genetik, diet tinggi lemak, kelebihan berat badan, kurangnya aktifitas fisik, dan merokok. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat pula disebabkan oleh konsumsi alkohol atau obat-obatan (misalnya : sterid atau pil kontrasepsi).

Kolesterol dan Stroke

Kolesterol merupakan faktor resiko stroke yang secara konsisten dilaporkan dari berbagai hasil penelitian. Kolestrol LDL yang tinggi, kolesterol HDL yang rendah, dan rasio kolesterol LDL dan HDL yang tinggi dihubungkan dengan peningkatan resiko terkena stroke. Hal ini akan diperkuat bila ada faktor resiko stroke yang lain (misalnya hipertensi, merokok, obesitas).

Hubungan antara kolesterol dan stroke tergambarkan pula dalam berbagai penelitian terapi kolesterol. Keberhasilan terapi penurunan kadar kolesterol darah akan menurunkan resiko stroke dan penyakit jantung sebesar 60%. Penurunan kadar kolesterol darah akan menghambat proses atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah arteri).

Perkembangan atherosclerosis dapat dihambat pada sebagian besar pasien yang menjalani terapi selama 2 tahun. Kadar kolesterol darah yang tidak terkendali akan meningkatkan resiko stroke. Pasien berusia 40 tahun-an yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi akan memiliki resiko sebesar 52% untuk mengalami serangan jantung dan stroke pada usia diatas 50 tahun (Lang, 2005).

Kadar kolestrol darah yang tinggi tidak memberikan gejala yang spesifik. Hal ini menyebabkan kadar kolesterol darah yang tinggi juga dijuluki sebagai ‘the silent killer’. Pasien datang berobat ketika telah muncul komplikasi pembuluh darah. Proses atherosclerosis tetap berjalan tanpa ada keluhan pasien.

Kadar kolesterol darah yang tinggi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor penyebab kadar kolesterol yang tinggi adalah genetik, diet tinggi lemak, kelebihan berat badan, kurangnya aktivitas fisik, dan merokok. Merokok meningkatkan kadar kolestrol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat pula disebabkan oleh konsumsi alkohol atau obat-obatan (misalnya : steroid atau pil kontrasepsi).

Posted in Penyebab Kolesterol | Leave a comment

Penyebab Kolesterol Tinggi

Gejala-gejala kolesterol tinggi pada umumya tidak begitu tampak. Baru nilai kadar kolesterol sangat meningkat, tampaklah bercak-bercak kuning tebal yang khas pada kulit, terutama pada kelopak mata, disiku dan tumit.

Penyebab utama dari kolesterol tinggi adalah kebiasaan makan yang kurang baik. Misalnya, bila makanan mengandung terlalu banyak lemak jenuh serta protein dan terlalu sedikit serat gizi. Makanan orang Jepang, misalnya mengandung lebih banyak minyak tak jenuh dalam ikan dan jauh lebih sedikit lemak jenuh serta protein. Kenyataannya adalah, bahwa kadar kolesterolnya rata-rata lebih rendah daripada orang Eropa Barat, sedangkan penyakit lainnya jarang sekali terjadi.

Lemak jenuh mencakup semua lemak dan minyak yang secara kimiawi mengandung asam lemak jenuh. Yang terpenting adalah semua lemak hewan (sapi, babi, ayam, domba dan kambing), terkecuali minyak ikan-ikan tertentu yang hidup dilautan dingin (ikan yang mengandung asam lemak omega 3 tak jenuh, yaitu herring, makarel, salem). Begitu pula minyak nabati mengandung banyak asam lemak jenuh tersebut, terutama minyak kelapa dan minyak sawit. Juga mentega dan margarin termasuk kelompok lemak jenuh ini.

Kolesterol dalam makanan semula dianggap sangat penting, tetapi sejak beberapa tahun ternyata bahwa efeknya terhadap peningkatan kolesterol darah hanya ringan dibandingkan dengan efek dari lemak jenuh, hanya sekitar 20 %. Pengaruh ringan dari pantang makan koleseterol disebabkan bagian terbesar dari kolesterol darah sekitar dua pertiga bagian secara ilmiah belum dapat dijelaskan, kemungkinan lemak jenuh memperbesar penyerapan kembali koleserol yang dikeluarkan dengan empedu.

Faktor keturunan dapat pula memegang peranan pada kolesterol darah tinggi. Ada orang yang sejak lahir sudah memiliiki kadar kolesterol tinggi menurut penelitian satu diantara 500 orang yang menderita kolesterol tinggi familial ini. Pada penderita gangguan turun-temurun ini kadar LDL bisa 2-3 kali lebih tinggi dari normal. Sering kali mereka sudah diserang infrak jantung pada usia muda, antara 20 dan 30 tahun. Oleh karena itu mereka mutlak harus diobati secara serius oleh dokter spesialis.

Posted in Penyebab Kolesterol | Tagged , , , , | Leave a comment